Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah

Izin Travel (Dokumen Persyaratan Pembukaan Kantor Cabang PPIU)

Setelah SK pengesahan Cabang diterima, PPIU wajib melaporkan kepada Ditjen PHU Kementerian Agama RI dilampirkan fotocopy SK pengesahan cabang.

Dokumen yang harus disertakan :
  1. Surat permohonan pembukaan kantor cabang yang ditandatangani oleh pimpinan PPIU diajukan kepada k
  2. Fotocopy akte notaries pembentukan kantor cabang
  3. Fotocopy keputusan izin operasional PPIU dari Menteri Agama.
  4. Surat keterangan domisili usaha (SKDU) dari pemerintah daerah setempat (desa/kelurahan/kecamatan) yang masih berlaku.
  5. Bukti tempat operasional kantor cabang PPIU antara lain foto-foto dan sarana prasana kantor cabang.
  6. Daftar riwayat hidup, fotocopy KTP dan NPWP pimpinan kantor cabang.
  7. Susunan pengurus kantor cabang yang disahkan oleh pimpinan PPIU.
  8. Surat pernyataan pimpinan kantor cabang diatas materai tentang integritas dan komitmen penyelenggaraann perjalanan umrah
  9. Surat keterangan fisikal atas nama perusahaan dari Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan dan nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atas nama PPIU.
  10. Surat rekomendasi dari kepala kantor Kemenag Kota/Kab yang melampirkan berita acara peninjauan kantor cabang.
  11. Salinan Akte Notaris pendirian Perseroan terbatas (PT)
  12. Salinan bukti pengesahan perseroan terbatas (PT) yang telah didaftarkan di Direktorat Administrasi dan Hukum Kementerian Hukum dan HAM.
  13. Salinan bagan susunan pengurus perusahaan meliputi dewan komisaris, dewan direksi, devisi-devisi/ manager dan seterusnya.
  14. Salinan surat keterangan terdaftar pajak (SKTP) dari Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan setempat dan fotocopy NPWP atas nama badan/perseroan.
  15. Salinan tanda bukti perizinan sebagai Biro Perjalanan Wisata (BPW)